Call: 031-5343838

US Market     
( DJIA +0.44%, S&P500 +0.40%, Nasdaq +0.54% )    
Indeks bursa saham acuan Wall Street ditutup menguat pada penutupan perdagangan tahun lalu. Penutupan tersebut ditandai    
dengan Dow Jones yang mengalami kenaikan tertinggi secara tahunan dalam 18 tahun terakhir dengan menguat 26,5%.    
Sedangkan S&P 500 mengalami kenaikan bebesar 29,6% sepanjang tahun 2013, dan merupakan kenaikan tertinggi sejak    
tahun 1997.     
    
Europe     
(Stoxx 600 +0.35%, DAX –0.39%, CAC 40 +0.47%)    
Indeks bursa saham Eropa juga menutup tahun 2013 dengan kenaikan yang cukup signifikan. Indeks berhasil mencatatkan    
kenaikan hingga 17% sepanjang tahun, dan merupakan kenaikan tertinggi sejak tahun 2009. Sedangkan indeks bursa saham    
Jerman, DAX 30, mencatatkan diri sebagai indeks dengan kinerja terbaik di Eropa melalui kenaikan sebesar 25% sepanjang    
tahun 2013. Secara keseluruhan, persepsi adanya perbaikan pada perekonomian Eropa dan juga pelonggaran kebijakan    
moneter berhasil menarik kembali investor ke Eropa.      
    
Asia     
(Nikkei +0.69%, Hangseng +0.2%)    
Indeks bursa saham Asia ditutup mixed pada akhir tahun 2013, dengan Nikkei mecatatkan diri sebagai indeks dengan kinerja    
terbaik sepanjang tahun 2013 untuk kawasan asia dengan mengalami kenaikan sebesar 56,7%, tertinggi sejak tahun 1972.    
Namun indeks Shanghai menutup tahun 2013 di zona merah dengan mengalami penurunan sebesar 6,8% sepanjang tahun    
2013. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4218-4302.     
     
    
Berita    
CKRA Mineral Siapkan Investasi Rp500 Miliar Tahun Depan      
CKRA menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 500 miliar pada tahun depan. Dana tersebut diperoleh    
dari dana hasil divestasi anak-anak usaha Perseroan sebelumnya di bidang perkebunan, dan sisanya akan diperoleh    
dari piutang yang dimiliki Perseroan. (IQ Plus)    
    
Batavia Prosperindo Suntik Modal Asuransi Wuwungan Rp9,5 Miliar    
BPFI melakukan penambahan modal kepada PT Malacca Trust Wuwungan Insuranve (Asuransi Wuwungan) sebesar    
Rp9,5 miliar. Hal ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan dari pemegang saham lainnya mengenai kewajiban    
perusahaan asuransi untuk memiliki modal paling sedikit Rp100 miliar pada 2014. (IQ Plus)     
     
IPO PLN Batam Mundur Kuartal IV 2014    
PLN Batam menjadwalkan pelaksanaan IPO baru bisa dilakukan pada kuartal IV 2014, mundur dari rencana semula    
kuartal I karena pertimbangan kondisi perekonomian nasional yang belum stabil tahun ini. pelaksanaan IPO tersebut    
sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan kualitas kinerja perusahaan sebelum terdaftar di bursa. (IQ Plus)     
     
BUVA Tingkatkan Penyertaan Saham Di Tiga Anak Usahanya    
BUVA melakukan peningkatan penyertaan saham (investasi) pada tiga anak usahanya, yakni PT Culina Global Utama    
(CGU), PT Bukit Lentera Sejahtera (BLS), dan PT Sitaro Mitra Abadi (SMA). Penyertaan saham-saham terhadap ketiga    
anak usahanya tersebut telah dilakukan oleh perseroan pada tanggal 27 Desember 2013.  (IQ Plus)           
    
Mandiri Siap Dukung Pengalihan Fungsi Pengawasan Perbankan    
Terhitung mulai 1 Januari 2014 pengawasan perbankan nasional akan beralih dari Bank Indonesia (BI) ke Otoritas    
Jasa Keuangan (OJK). Terkait dengan momentum tersebut, PT Bank Mandiri Tbk, sebagai salah satu bank BUMN    
terbesar menyatakan siap untuk mendukung pengalihan fungsi pengawasan di industri perbankan nasional. (IQ Plus)   



DISCLAIMER:    
    
Sertifikasi analis : kami menyatakan bahwa seluruh pendapat/pandangan yang dinyatakan dalam riset ini secara akurat merefleksikan pandangan pribadi kami tentang sekuritas yang bersangkutan dan tidak ada bagian dari kompensasi kami yang berhubungan secara langsung atau tidak langsung dengan rekomendasi atau pandangan yang telah dinyatakan diatas.    
     
Semua informasi, perangkat dan materi dalam riset ini disajikan sebagai informasi dan tidak diartikan sebagai  tawaran atau ajakan untuk menjual, membeli atau memesan efek dan/atau instrumen keuangan lainnya.Nasabah diharap melakukan penilaian sendiri secara independen atas informasi yang terdapat dalam materi riset ini, dengan mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi dan kebutuhan keuangan masing-masing. Nasabah harap berkonsultasi dengan profesional dalam hal hukum, bisnis, keuangan dan implikasi lainnya sebelum melakukan transaksi-transaksi sebagaimana termaktub dalam materi riset ini.    
     
Ringkasan/harga/kutipan/statistik sebagaimana dimaksud dalam materi riset ini diperoleh dari berbagai sumber yang dianggap dapat diandalkan, namun demikian Henan Putihrai (HP) tidak menjamin dan mewakili, baik tersurat maupun tersirat, mengenai akurasi, kecukupan, kehandalan atau kewajaran informasi tersebut dan pendapat yang terkandung dalam materi riset ini dan karenanya HP tidak bertanggung jawab dalam hal apapun atas setiap konsekuensi (termasuk namun tidak terbatas pada kerugian langsung, tidak langsung atau konsekuensial, kehilangan keuntungan dan kerugian) dari pemanfaatan informasi yang terdapat dalam materi riset ini dan membebaskan HP dari segala tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.     
     
Kinerja masa lalu tidak dapat diartikan sebagai indikasi atau jaminan atas kinerja masa yang akan datang, dan tidak ada representasi atau jaminan, baik yang tersurat maupun tersirat, yang dibuat sehubungan dengan kinerja masa yang akan datang. Informasi, pendapat, dan perkiraan yang terdapat dalam materi riset ini mencerminkan pendapat pada saat dipublikasikan oleh HP dan dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

0 komentar:

News

Head Office

PT. HENAN PUTIHRAI
Penthouse @ Tamara Center
Jln. Jendral Sudirman 24
Jakarta 12920, Indonesia

Website : www.henanputihrai.com
Phone : 021 5206464
Fax : 021 5206700

Pengikut

Contact Details

Branch Office :
Lobby @ Sheraton Hotel
JL. Embong Malang 25 - 31
Surabaya 60261, Indonesia
Phone : 031 5343838
Fax : 031 5348686