US Market
(DJIA --%, S&P500 +0.01%, Nasdaq +0.58%)
Bursa AS ditutup menguat tipis. Consumer Confidence Index turun di bulan November ke level 70.4 dibawah estimasi
71.2. Hal ini memberi sinyal kekhawatiran tentang tenaga kerja masa depan dan upah. Izin pembangunan rumah baru
naik 6.2% di bulan Oktober, sementara harga rumah naik 0.7% di bulan September.
Europe
(Stoxx 600 -0.33%, DAX -0.11%, CAC 40 -0.57%)
Pelemahan bursa Eropa juga dipengaruhi oleh data-data AS yang memberikan sinyal bahwa pemulihan belum
sepenuhnya terjadi di AS. Pasar juga masih terpaku pada prospek tapering oleh The Fed yang bergantung pada indikator
ekonomi AS.
Asia
(Nikkei –0.57%, Hangseng –0.01%)
Bursa Jepang pagi ini dibuka melemah disebabkan oleh pelemahan AS dollar dari 101.47 Yen menjadi 101.24 Yen per 1
AS$. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 4170-4365.
Berita
Maybank Tuntaskan Kewajiban Refloat Saham BNII
Maybank menuntaskan kewajiban melepas kembali saham ke publik (refloat), setelah mengambilalih saham BNII milik
Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. Dan Kookmin Bank 2008 lalu. Dengan harga transaksi sebesar Rp 310 per
saham. (Kontan.co.id)
CMNP Akan Menerbitkan Obligasi Rp 2 Triliun
CMNP kembali mengajukan rencana penerbitan obligasi dengan nilai sekitar Rp 2 triliun hingga Rp 2,5 triliun. Dana
hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk ekspansi perseroan tahun depan. CMNP akan menerbitkan dua
jenis obligasi, yakni obligasi konvensional dan obligasi syariah (sukuk). (Kontan.co.id
Jakarta Setiabudi Akan Beli Lahan Senilai Rp300 M
JSPT pada 2014 akan membeli lahan seluas 20 hektar di Jawa Barat, dengan nilai investasi sekitar Rp300 miliar. Saat
ini JSPT memiliki land bank seluas 62,2 hektar yang berada di Mega Kuningan, Puri Botanical, Yogyakarta, dan Sanur.
(Inilah.com)
SMGR Persiapkan Belanja Modal Rp 6 Triliun
SMGR telah menyiapkan sejumlah ekspansi di tahun depan, dimana SMGR dapat menyiapkan dana hingga Rp 6 triliun.
Namun saat ini SMGR sudah menyiapkan capital expenditure sekitar Rp 4 triliun - Rp 5 triliun dimana dana itu belum
termasuk ekspansi ke luar negeri. Jika termasuk ekspansi ke luar negeri maka totalnya sekitar Rp 6 triliun.
(Kontan.co.id)
Vale Indonesia Terus Lakukan Efisiensi Biaya Produksi
INCO terus berupaya menekan biaya produksi nikel dengan cara melakukan efisiensi ditengah masih rendahnya harga
komoditas. INCO melakukan efisiensi dengan cara mengonversi bahan bakar tersebut dari BBM ke batu bara. Selain
itu, INCO juga mengurangi High Sulphur Fuel Oil (HSFO) ke batu bara. (IQ Plus)
DISCLAIMER:
Sertifikasi analis : kami menyatakan bahwa seluruh pendapat/pandangan yang dinyatakan dalam riset ini secara
akurat merefleksikan pandangan pribadi kami tentang sekuritas yang bersangkutan dan tidak ada bagian dari kom-
pensasi kami yang berhubungan secara langsung atau tidak langsung dengan rekomendasi atau pandangan yang
telah dinyatakan diatas.
Semua informasi, perangkat dan materi dalam riset ini disajikan sebagai informasi dan tidak diartikan sebagai
tawaran atau ajakan untuk menjual, membeli atau memesan efek dan/atau instrumen keuangan lainnya. Nasabah
diharap melakukan penilaian sendiri secara independen atas informasi yang terdapat dalam materi riset ini, dengan
mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi dan kebutuhan keuangan masing-masing. Nasabah harap berkonsultasi
dengan profesional dalam hal hukum, bisnis, keuangan dan implikasi lainnya sebelum melakukan transaksi-transaksi
sebagaimana termaktub dalam materi riset ini.
Ringkasan/harga/kutipan/statistik sebagaimana dimaksud dalam materi riset ini diperoleh dari berbagai sumber yang
dianggap dapat diandalkan, namun demikian Henan Putihrai (HP) tidak menjamin dan mewakili, baik tersurat mau-
pun tersirat, mengenai akurasi, kecukupan, kehandalan atau kewajaran informasi tersebut dan pendapat yang ter-
kandung dalam materi riset ini dan karenanya HP tidak bertanggung jawab dalam hal apapun atas setiap konse-
kuensi (termasuk namun tidak terbatas pada kerugian langsung, tidak langsung atau konsekuensial, kehilangan ke-
untungan dan kerugian) dari pemanfaatan informasi yang terdapat dalam materi riset ini dan membebaskan HP dari
segala tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.
Kinerja masa lalu tidak dapat diartikan sebagai indikasi atau jaminan atas kinerja masa yang akan datang, dan tidak
ada representasi atau jaminan, baik yang tersurat maupun tersirat, yang dibuat sehubungan dengan kinerja masa
yang akan datang. Informasi, pendapat, dan perkiraan yang terdapat dalam materi riset ini mencerminkan pendapat
pada saat dipublikasikan oleh HP dan dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Call: 031-5343838








0 komentar: